Anuitas Structured Settlement: Perbandingannya
Anuitas Structured Settlement: Perbandingannya – Di artikel sebelumnya, kita sudah membahas manfaat anuitas structured settlement dibandingkan dengan pembayaran sekaligus. Bagi sebagian orang, sistem ini membantu mereka menghindari godaan untuk menghabiskan uang secara tidak bijak atau menginvestasikannya pada hal yang tidak menguntungkan. Structured settlement anuitas memberikan perlindungan dan aliran pendapatan jangka panjang yang stabil.
Namun, tidak semua orang yang menerima pembayaran dalam jumlah besar akan tergoda untuk menghamburkan uangnya. Ada juga orang yang paham investasi dan merasa bahwa dengan mendapatkan uang dalam jumlah besar sekaligus, mereka bisa mengelolanya sendiri dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan menerima structured settlement anuitas.
Dengan pemikiran itu, mari kita bandingkan structured settlement anuitas dengan salah satu jenis investasi paling populer, yaitu reksa dana saham berpendapatan.
1. Siapa yang Mengeluarkan Anuitas dan Reksa Dana?
– Anuitas structured settlement diterbitkan oleh perusahaan asuransi jiwa.
– Reksa dana saham berpendapatan dikelola oleh perusahaan investasi yang mengumpulkan dana dari banyak investor untuk diinvestasikan dalam saham.
2. Pendapatan Jangka Panjang
– Anuitas memberikan pembayaran yang sudah ditentukan di awal dan menjadi sumber pendapatan yang stabil serta tidak bisa habis selama penerima masih hidup.
– Reksa dana saham bisa memberikan keuntungan besar, tetapi nilainya bisa naik turun tergantung kondisi pasar. Jika kinerja reksa dana buruk, bukan hanya keuntungan yang hilang, tetapi modal pun bisa berkurang.
3. Apakah Pembayaran Dijamin?
– Anuitas dijamin oleh perusahaan penerbit sesuai ketentuan structured settlement.
– Reksa dana saham tidak memiliki jaminan karena bergantung sepenuhnya pada pergerakan pasar.
4. Biaya yang Harus Dikeluarkan
– Anuitas tidak memiliki biaya tambahan setelah disetujui.
– Reksa dana saham bisa memiliki berbagai biaya, seperti biaya pembelian (sales load), biaya manajemen tahunan, dan biaya pemasaran. Bahkan reksa dana indeks dengan biaya rendah tetap memiliki beberapa biaya yang harus dibayar.
5. Apakah Bisa Mengimbangi Inflasi?
– Anuitas bisa dirancang dengan penyesuaian biaya hidup (cost of living adjustment) saat dibuat, sehingga nilainya tetap relevan seiring inflasi.
– Reksa dana saham bisa mengungguli inflasi jika kinerjanya bagus, tetapi tidak bisa diprediksi dengan pasti. Perlu diingat bahwa “kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.”
6. Bagaimana dengan Pajak?
– Anuitas structured settlement bebas pajak selama uang yang diterima berasal dari cedera fisik atau penyakit fisik.
– Reksa dana saham dikenakan pajak atas keuntungan modal (capital gain) dan pendapatan yang diperoleh dari investasi.
7. Fleksibilitas
– Anuitas structured settlement memiliki jumlah dan jadwal pembayaran yang tidak bisa diubah.
– Reksa dana saham lebih fleksibel karena dana bisa ditarik kapan saja. Namun, ada potensi biaya tambahan seperti pajak dan biaya penjualan setiap kali transaksi dilakukan.
Dari perbandingan ini, terlihat bahwa structured settlement anuitas menawarkan keamanan dan kestabilan finansial, sementara reksa dana saham memiliki potensi keuntungan lebih tinggi, tetapi dengan risiko lebih besar. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan dan tingkat pemahaman finansial masing-masing individu.